Laporan bacaan ke 5

 Nama: Teguh Maulana

Nim: 11901216

Makul: Magang 1

TUGAS LAPORAN BACAAN

IDENTITAS BUKU

Buku: Pengertian media pembelajaran beserta contohnya

Penulis: Heinich dan kawan kawan

Penerbit: Arsyad 2013


Kajian teori media pembelajaran, pemahaman, dasar, manfaat, jenis, dan cara memilih media. Sementara ditinjau dari segi menurut Heinich, and friends (1982) dalam Arsyad (2013: 3) mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang menyampaikan informasi antara sumber dan penerima. Definisi tersebut menekankan istilah media sebagai perantara.


Media berfungsi untuk menghubungkan informasi dari satu pihak ke pihak lain. Sedangkan dalam dunia pendidikan kata media disebut media pembelajaran. Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar.


Lebih lanjut, Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2013:4) secara eksplisit mengatakan bahwa media pembelajaran mencakup alat-alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi bahan ajar. Dari kedua pengertian tersebut, media merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran.

Alat ini dapat berupa alat grafik, visual, elektronik dan audio yang digunakan untuk mempermudah informasi yang disampaikan kepada siswa. Berdasarkan definisi atau pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan pesan, ide atau gagasan berupa bahan ajar kepada siswa oleh guru.


Dasar Penggunaan Media


Menurut Piaget dalam Slameto (2010:13) mengatakan bahwa Ada tiga tahap perkembangan mental anak, yaitu:


berpikir secara intuitif + 4 tahun,

beroperasi secara konkrit + 7 tahun,

beroperasi secara mandiri resmi + 11 tahun.

Proses belajar di lingkungan belajar siswa harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa. Anak usia sekolah dasar pada umumnya in berada pada tahap perkembangan mental operasional konkret. Karena itu Dalam pembelajaran di sekolah dasar, guru harus menyediakan kondisi belajar nyata.


Media pembelajaran dapat digunakan untuk menciptakan kondisi belajar yang nyata. Dengan menggunakan media pembelajaran, pesan yang abstrak dapat diubah menjadi pesan yang beton. Misalnya, guru menyampaikan pesan tentang teknik membaca scanning, ketika guru hanya menjelaskan maka siswa akan kesulitan memahami teknik membaca scan.

Tetapi ketika guru menggunakan majalah, buku atau koran sebagai media dan menunjukkan secara langsung bagaimana teknik membaca dan memindai, kemudian siswa dengan mudah menerima pesan yang disampaikan oleh guru.


Selanjutnya, landasan teori penggunaan media dalam proses pembelajaran yaitu Kerucut pengalaman Dale adalah elaborasi rinci dari konsep tiga tingkat pengalaman dikeluarkan oleh Burner. Dalam kerucut dijelaskan bahwa pengalaman secara langsung (konkret) memberikan hasil belajar yang setinggi-tingginya.


Komentar